29.9 C
Jakarta

Investigasi (Rubrik Membongkar/Watchdog)

Oleh: E.T. Hadi Saputra Kekuasaan di republik ini kerap bekerja melalui dramaturgi yang rapi. Panggung boleh bertukar, tata lampu boleh berganti suasana, namun naskah dasarnya nyaris tak pernah berubah: menyajikan sensasi kehadiran negara sebagai substitusi atas sistem...
Menagih tobat konstitusional pers nasional dari jerat berhala klik menuju kedaulatan jurnalisme rakyat. Penulis: E.T. Hadi Saputra & Tim Redaksi SerbaMedia.IDTanggal Terbit: 17 September 2026 Ilustrasi Editorial SerbaMedia.ID: Bukan Sekadar Satpam Modal Jarum jam menunjukkan pukul dua dini hari...

Mesin Pemeras Bernama Beban Ekonomi

Kelas pekerja hari ini tidak punya waktu untuk memikirkan pasal-pasal undang-undang yang cacat atau anggaran negara yang bocor. Mereka terlalu sibuk bertahan hidup dari...

HEGEMONI BAHASA KONFLIK TIMUR TENGAH

Dunia informasi hari ini sedang mengalami krisis integritas yang akut. Di balik jargon freedom of the press yang diagungkan oleh korporasi media di Amerika...

HGU Sugar Group: Antara Gertakan Audit dan Realita Karpet Merah

JAKARTA – Memasuki minggu kedua Maret 2026, panggung sirkus birokrasi kita kembali menyajikan atraksi "Audit Kolosal" terhadap raksasa gula di Lampung, Sugar Group Companies...

Antara Kritik Karen Brooks dan Analisis Oligarki Jeffrey Winters

JAKARTA – Di puncak perbukitan Hambalang, Bogor, sebuah sejarah baru sedang ditulis dengan tinta nasionalisme yang tebal. Namun, di saat yang sama, radar intelektual...

105.000 Pikap India dan Skema “Barter” CPO: Siapa yang Diuntungkan?

Praktik "Barter Kedaulatan" ini membuktikan bahwa nurani kebijakan ekonomi kita sedang berada dalam sandera kepentingan modal besar. Jika hukum tata niaga hanya dipandang sebagai instrumen transaksi politik, maka kemandirian industri nasional hanyalah ilusi yang sengaja dipelihara di atas panggung sirkus birokrasi. Publik berhak menuntut transparansi atas setiap lembar nota kesepahaman yang diteken di balik pintu tertutup, sebelum pilar ekonomi kita benar-benar roboh akibat ketamakan yang dilegitimasi oleh regulasi.

Sirkus Surpres: Kejujuran yang Batal di Meja Legislasi

Ramadan seharusnya menjadi bulan di mana kejujuran menjadi mata uang tertinggi dalam pergaulan sosial maupun bernegara. Namun, panggung politik kita justru mempertontonkan sirkus narasi...

Laba Digital di Atas Prahara Ekonomi Rakyat

Oleh: E. T. Hadi Saputra Laporan kinerja keuangan perbankan yang dirilis sepanjang pertengahan Februari 2026 ini menyisakan ironi yang menyesakkan dada. Di tengah keluhan kelas...

Recent articles