28.4 C
Jakarta

Subversi Ekonomi (Kejahatan Korporasi)

Oleh: Saputra, E. T. Hadi JAKARTA, SerbaMedia.id — Belakangan ini, ruang publik digital kembali diramaikan oleh gelombang desas-desus mengenai klaim bahwa sebuah "peristiwa besar" akan terjadi pada bulan Agustus ini. Isu tersebut berhembus kencang di berbagai platform...
Oleh: ET Hadi Saputra Bung, ente kritis betul. Menatap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikasih napas—alias ditunda pemisahan totalnya—sampai tahun 2028 itu, emang bikin dahi kita mengkerut sampai mau copot. "Jangan-jangan...

Makelar dan Pejabat Pengkhianat Bangsa

JAKARTA – Di balik hingar-bingar narasi kemandirian ekonomi yang sering didengungkan di podium-podium megah, sebuah pola sistemik yang sangat rapi dan mencurigakan kini mulai...

105.000 Pikap India dan Skema “Barter” CPO: Siapa yang Diuntungkan?

Praktik "Barter Kedaulatan" ini membuktikan bahwa nurani kebijakan ekonomi kita sedang berada dalam sandera kepentingan modal besar. Jika hukum tata niaga hanya dipandang sebagai instrumen transaksi politik, maka kemandirian industri nasional hanyalah ilusi yang sengaja dipelihara di atas panggung sirkus birokrasi. Publik berhak menuntut transparansi atas setiap lembar nota kesepahaman yang diteken di balik pintu tertutup, sebelum pilar ekonomi kita benar-benar roboh akibat ketamakan yang dilegitimasi oleh regulasi.

Recent articles